Mengapa dinamakan Selomangleng, hal ini dikarenakan letaknya tepat berada di lereng bukit, selo artinya batu, sedang Mangleng berarti miring. Selomangleng artinya Batu yang miring dari atas permukaan tanah. Gua ini terbentuk dari batu andesit hitam berukuran cukup besar dan nampak menyolok terlihat dari kejauhan.
Memang, jika dilihat sepintas tidak ada yang istimewa dari gua batu ini. Keunikan baru bisa terlihat setelah kita mendekati pintu gua. Beberapa meter di bawah mulut Goa terdapat bongkahan batu-batu seolah berserakan. Sebagaian diantaranya nampak terdapat pahatan, menandakan bahwa tempat ini pernah disentuh oleh manusia. Berbagai corak relief menghiasi dinding luar gua diantaranya ada yang berbentuk manusia.
Bila kita melengok lebih dalam lagi, suasana gua nampak gelap gulita, ditambah dengan aroma dupa yang cukup menyengat seolah ikut menyambut pengunjung. Bahkan tidak heran bila ada beberapa pengunjung merasa ketakutan sehingga berfikir panjang sebelum memutuskan masuk goa. Kesan mistis terasa kental saat berada di dalamnya. Beberapa pengunjung nampak buru-buru keluar setelah memasuki gua, karena tidak kuat dengan aroma dupa yang menyengat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar